Tips Menjaga Keseimbangan dan Management Keuangan Keluarga

Posted on March 30, 2017 in Asuransi Indonesia

Segalanya memang membutuhkan uang, namun uang tidak dapat membeli segalanya, salah satunya adalah keutuhan keluarga. Sebuah keluarga sudah pasti memerlukan uang untuk memenuhi kehidupannya. Maka dari itu, menjaga keseimbangan dan management keuangan keluarga merupakan suatu hal yang krusial. Tidak memandang berapapun nilai penghasilan dari sebuah keluarga, setiap keluarga tetap memerlukan management keuangan untuk menjaga keseimbangan kehidupan seluruh anggota keluarga.

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menjaga keseimbangan keuangan. Simak tiga tips menjaga keseimbangan dan management keuangan untuk keluarga di bawah ini.

1. Melakukan Financial Planning

Financial planning atau pengaturan keuangan sangat diperlukan oleh setiap keluarga. Pengaturan keuangan bisa dimulai dengan melihat jumlah pendapatan perbulan dan membuat list pengeluaran yang dibutuhkan seperti biaya listrik, sekolah, makan, dan lain-lain. Selain itu jangan lupa untuk melakukan perencanaan pengeluaran kedepannya seperti liburan keluarga, biaya masuk sekolah atau kuliah, biaya kesehatan yang sifatnya angka panjang. Dengan mengetahui jumlah pengeluaran yang dibutuhkan, anda bisa mulai membagi penghasilan bulanan tersebut dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

2. Membeli yang Dibutuhkan

Setiap keluarga harus mampu membedakan mana yang merupakan kebutuhan dan mana yang merupakan keinginan. Kebutuhan merupakan hal yang jika tidak dimiliki akan menggangu kelangsungan atau keseimbangan hidup. Sedangkan keinginan adalah hal yang jika tidak dimiliki tidak memiliki pengaruh besar. Dengan melakukan penghematan melalui cara membeli barang yang hanya dibutuhkan, anda bisa menyimpan uang tersebut untuk pengeluaran masa depan atau pengeluaran tidak terduga.

3. Hidup Sederhana

Tidak jauh dengan inti dari poin kedua. Melakukan penghematan dan kesederhanaan merupakan kunci dari seimbangnya keuangan keluarga. Selain itu, dengan hidup sederhana, orangtua akan mengajarkan anaknya untuk selalu hidup dalam kesederhaan dan berhemat.

Itulah ketiga tips untuk mejaga keseimbangan dan menghemat keuangan bagi keluarga. Ingatlah bahwa selalu ada hari esok yang tak terduga. Selalu siapkan dana yang berlebih untuk mempersiapkan kejadian yang ak terduga. Semoga artikel ini memberikan anda inspirasi untuk mempersiapkan keuangan keluarga kedepannya.

Tips Mengatur Liburan Keluarga untuk Menjaga Harmonisasi

Posted on March 29, 2017 in Asuransi Indonesia

Keluarga merupakan suatu kesatuan yang harus dijaga. Pasalnya pendidikan pertama manusia adalah melalui keluarga. Melalui keluarga pula, seorang manusia bisa berkembang secara bijak, maka dari itu keutuhan dan keharmonisan keluarga perlu selalu dijaga. Berdasarkan artikel ini, ada banyak keuntungan yang akan didapatkan dari sebuah instansi asuransi kepada keluarga untuk menjaga keutuhannya.

Dengan menjaga harmonisasi keluaraga, setiap anggota keluarga bisa mengungkapkan segala hal mengenai hidupnya di dalam keluarga tersebut secara blak-blakan. Namun, bagaimana caranya untuk mendapatkan dan menjaga sebuah harmonisasi dalam sebuah keluarga? Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan refreshing bersama sepertimelakukan perjalanan liburan. Simak tips mengatur liburan keluarga di bawah ini demi menjaga keluarga tetap harmonis.

1. Setarakan Jadwal Libur

Salah satu yang sulit untuk menjalankan liburan keluarga adalah mengatur waktu yang cocok bagi setiap anggota keluarga. Misalnya saja, jika anggota keluarga sudah ada yang berkuliah, sekolah dan bekerja. Jadwal hari libur panjang yang dimiliki dari setiap anggota tersebut bisa saja berbeda-beda, kecuali pada tanggal merah atau libur nasional. Hal yang perlu anda lakukan adalah menyelaraskan tanggal liburan dimana setiap anggota keluarga memiliki waktu libur bersamaan.

2. Tentukan Destinasi dan Durasi

Hal berikutnya yang perlu diperhatikan adalah destinasi wisata dan durasi liburan tersebut. Pastikan bahwa setiap anggota keluarga memiliki ketertarikan terhadap destinasi wisata tersebut. Selain itu, diskusikan juga durasi yang diinginkan oleh setiap anggota keluaraga. Berhubung jadwal libur setiap orang berbeda-beda, makan hal ini perlu disesuaikan dengan jadwal libur tersebut.

3. Lebih Baik Tidak daripada Tidak Semua

Hal terakhir yang perlu dipikirkan adalah, avaibility dari keluarga anda. Jika salah satu tidak memiliki waktu atau kesempatan berlibur bersama keluarga, lebih baik tidak menjalankannya sama sekali. Hal ini sangat penting untuk menjaga perasaan dari orang tersebut. Mengingat semua orang harus menjaga sebuah keutuhan keluarga, maka lebih baik tidak berangkat liburan sama sekali daripada harus mengorbankan salah satu orang untuk tidak ikut. Atau, anda bisa memilih destinasi lain yang memiliki durasi lebih pendek, sehingga semua keluarga bisa mengikuti liburan tersebut.

Itulah tiga tips untuk mengatur liburan demi menjaga keharmonisan keluarga. Ingatlah bahwa keluarga merupakan hal yang utama, dan menjaga keutuhnnya merupakan keharusan setiap anggotanya.

[Top]

Tips Menyajikan Makanan Keluarga demi Menjaga Kesehtan

Posted on March 29, 2017 in Asuransi Indonesia

Sebagai manusia, setiap hari pasti membutuhkan makanan, tak terkecuali sebuah keluarga. Dalam menyajikan makanan keluarga, sebaiknya makanan yang disajikan sudah terjamin kebersihan dan kesehatannya. Hal ini dikarenakan yang akan mengonsumsi makanan tersebut adalah anggota keluarga, dimana jika makanan tersebut tidak sehat, maka seluruh anggota keluarga akan terkena penyakit yang serupa. Berdasarkan artikel yang terdapat di dalam link ini, ada banyak instansi yang dapat menjamin keselamatan keluarga. Namun, tidak ada salahnya jika anda turut menyehatkan diri sendiri dan juga anggota keluarga anda.

Menyajikan makanan keluarga sebaiknya dilakukan oleh anggota keluarga itu sendiri, selain dapat menjaga kualitas masakannya, bahan-bahan yang digunakan dapat diketahui dan bisa melakukan penghematan keluarga. Simak tiga tips dibawah ini untuk menyajikan makanan keluarga demi menjaga kesehatan.

1. Perhatikan Bahan Makanan

Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah bahan-bahan makanan yang digunakan dan akan diolah menjadi santapan untuk keluarga. Contoh yang perlu diperhatikan adalah penggunaan minyak yang sebaiknya memiliki gizi lebih atau yang terbebas dari kolesterol, selain itu pilih juga makanan yang belum diolah seperti daging ayam, sapi, sayur mayur. Hal ini dikarenakan, makanan olahan seperti sosis, bakso, dan makanan kaleng sudah dicampur oleh berbagai bahan seperti zat pengawet, zat pewarna atau zat lainnya yang tidak anda ketahui.

2. Sajikan Makanan Segar

Poin berikutnya yang perlu diperhatikan adalah kesegaran dari makanan tersebut. Selain memilih bahan makanan yang masih segar, penyajian makanan juga harus teta segar. Artinya adalah, makanan yang disajikan adalah maknaan yang baru saja dimasak di hari yang sama. Bahkan, untuk maknaan yang digoreng, sebaiknya tidak disajikan kembali dalam waktu diatas tiga jam, hal ini karena kesegaran makanan sudah berkurang, dan makanan sudah teroksidasi oleh udara.

3. Seimbangkan Nutrisi

Hal terakhir yang perlu anda lakukan adalah menyeimbangkan nutrisi yang akan dikonsumsi dengan cara memberikan variasi makanan yang memiliki gizi berbeda-beda. Istilah empat sehat lima sempurna bisa anda terapkan di dalam menu makanan keluarga dalam satu hari. Artinya tidak perlu setiap makan pagi, siang, atau malam disajikan dalam menu empat sehat lima sempurna. Namun, paling tidak dalam satu hari tersebut, anggota keluarga sudah mengonsumsi makanan empat sehat lima semputna.

Itulah tiga tips menyajikan makanan untuk keluarga untuk menjaga kesehatan seluruh anggota keluarga. Kesehatan bisa dijaga mulai dari apa yang dikonsumsi oeh setiap anggota keluarga.

[Top]

Tips Orang Tua untuk Menjaga Kesehatan Anak

Posted on March 29, 2017 in Asuransi Indonesia

Kesehatan merupakan sesuatu yang tak ternilai harganya. Bayangkan jika salah seorang anggota keluarga mengalami jatuh sakit. Selain harus membawanya ke dokter dan mendapatkan obat, anggota keluarga lainnya juga akan turut prihatin dan bisa menjadi beban pikiran bagi anggota keluarga lainnya. Apalagi jiga yang jatuh sakit adalah anak anda sendiri. Pada umumnya, imun (system kekebalan tubuh) seorang anak belum tumbuh sebaik imun orang dewasa. Anda memerlukan tenaga ekstra untuk merawat anak anda demi kesembuhannya dari siang hingga malam.

Selain menggunakan asuransi Indonesia untuk menjamin kesehatan anak anda, hal lain yang perlu anda lakukan adalah dengan mencegah anak tersebut jatuh sakit. Ada banyak cara-cara untuk mencegah anak jatuh sakit. Dengan menjaga kesehatan anak, atau melakukan pencegahan, mudah-mudahan anak anda akan terhindar dari berbagai penyakit. Simak tiga tips di bawah ini untuk menjaga kesehatan anak anda.

1. Berikan Asupan Gizi yang Baik

Hal pertama yaitu berasal dari apa yang dimakan oleh anak. Segala makanan yang dkonsumsi sang anak akan mempengaruhi system kekebalan tubuhnya. Untuk mendapatkan system kekebalan tubuh anak yang baik, anak perlu diberikan asupan gizi dan vitamin yang bervariasi. Untuk mendapatkan berbagai macam vitamin, anda bisa menyiapkan makanan ringan kepada anak berupa buah-buahan. Selain memiliki serat yang baik, buah sangat baik dikonsumsi dengan cara dimakan. Buah buahan seperti manga, apel, melon, papaya, strawberry, jambu biji, buah naga memiliki vitamin yang baik untuk menjaga kesehatan anak.

2. Kontrol Porsi dan Jenis Makanan

Poin kedua yang tidak kalah penting adalah dengan melakukan pengontrolan terhadap makanan yang dikonsumsi oleh anak. Jangan biarkan anak terbuai oleh makanan ringan yang memiliki bumbu penyedap kimiawi dan makanan berbungkus yang memiliki zat pengawet. Hal ini memiliki dampak buruk jangka pendek dan jangka panjang. Jangka pendeknya adalah, anak akan mudah terserang penyakit batuk, pilek dan randang. Sedangkan dampak jangka panjangnya adalah, anak bisa memiliki daya ingat yang buruk, penurunan IQ, dan berpengaruh terhadap gen anak tersebut.

3. Berikan Pendidikan Olahraga sejak Dini

Tips terakhir adalah dengan menjaga keadaan fisik anak agar tetap fit dengan cara berolahraga. Olahraga yang diajarkan tidak perlu yang berat dan complex. Olahraga seperti jogging, lempar tangkap, berenang, skipping, dan bulu tangkis bisa menjadi olahraga yang menyehatkan dan menyenangkan bagi anak. Hal yang penting adalah, menjaga anak agar tidak malas untuk mengeluarkan keringat.

Itulah ketiga tips menjaga kesehatan anak yang bisa dilakukan pada factor rumah. Degan memulai mengajari anak kebiasaan sehat, mudah-mudahan anak anda mampu untuk menjalani gaya hidup sehat hingga besar kelak.

[Top]

Kebiasaan Buruk Saat Mengelola Keuangan

Posted on March 21, 2017 in Perencanaan Keuangan

Mengelola keuangan sudah menjadi kewajiban bagi setiap orang yang harus dilakukan. Alasannya, tidak ada yang tahu apa kebutuhan mendadak diluar kebutuhan sehari-hari yang sewaktu-waktu akan menghampiri. Sehingga, diperlukan antisipasi secara finansial untuk menghdapi kemungkinan yang akan terjadi. Namun, masih banyak kebiasaan-kebiasaan buruk yang dilakukan seseorang dan malah mengganggu proses pengelolaan uang. Apa saja kebiasaan itu? Simak ulasannya di bawah ini dan segera berhenti jika Anda melakukan salah satunya.

Kebiasaan Impulsif Menggunakan Uang

Pernahkan Anda merasa tergoda untuk membeli tas dan sepatu unik yang berharga mahal? Namun, setelah renungi kedua hal tersebut tidak begitu penting dan hanya keinginan saat itu semata. Jika pernah, sebaiknya Anda harus berhati-hati karena jika kebiasaa ini terus terjadi maka proses mengelola keuangan Anda akan terganggu akibat banyaknya uang yang terkuras dari tabungan Anda. Pastikan Anda cukup kuat untuk menahan diri dan tidak menjadi pembeli yang impulsif.

Terlalu Banyak Menggunakan Kartu Kredit

Kartu kredit mungkin dapat membantu kita di saat-saat tertentu. Namun, jika menggunakannya secara berlebihan malah dapat menjadi bumerang bagi Anda. Hutang yang terakumulasi akan memberatkan Anda nantinya untuk membayar. Oleh karena itu, pastikan Anda mengontrol diri untuk tidak menggunakan kartu kredit secara berlebihan. Jika Anda dapat mengontrol diri, maka akan sangat mudah pula nantinya untuk mengelola keuangan.

Tidak Memikirkan Rencana Jangka Panjang

Salah satu kesalahan dalam mengelola keuangan adalah tidak memikirkan rencana jangka panjang. Secara tidak sadar, hal ini terjadi dan menjadi salah satu blunder terbesar dalam masalah keuangan. Padahal, menentukan rencana keuangan secara jangka panjang dapat membantu Anda untuk mengatur pengeluaran jangka pendek sehingga nantinya tidak berlebihan. Cara ini juga akan membantu Anda untuk mewujudkan mimpi-mimpi lainnya di masa depan.

Itulah beberapa kebiasaan buruk dalam mengelola keuangan yang perlu Anda hindari. Jika Anda pernah melakukannya, pastikan agar tidak mengulanginya lagi demi kesehatan finansial Anda di masa mendatang. Rencanakanlah keuangan Anda dan gunakan dengan bijak! Temukan inspirasi lainnya!

 

 

[Top]